Pentingkah Cek Gejala Asam Urat?

Pentingkah Cek Gejala Asam Urat

Cek gejala asam urat adalah tes untuk mengetahui kadar asam urat dalam tubuh. Asam urat adalah senyawa alami yang diproduksi oleh tubuh dan dibentuk oleh pemecahan zat purin dalam makanan atau minuman. 

Kenapa Melakukan Cek Asam Urat?

Tes asam urat dilakukan untuk mengetahui kadar asam urat dalam tubuh. Pasalnya, ketika kadar asam urat terlalu tinggi, berbagai gejala bisa terjadi. Selain mengganggu, kadar asam urat yang tinggi tidak bisa diabaikan begitu saja. Ketika tubuh memproduksi asam urat berlebih, ginjal tidak bisa lagi membuang asam urat tersebut, sehingga terbentuk kristal keras.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan kadar asam urat seseorang, salah satunya adalah konsumsi makanan tertentu. Gejala penyakit ini biasanya disebabkan oleh konsumsi zat purin berlebihan dalam makanan seperti daging merah, seafood, ikan makarel, hati, kacang-kacangan, dan minuman beralkohol.

Gejala Asam Urat

Kadar asam urat yang tinggi biasanya ditandai dengan sejumlah gejala, seperti:

Sendi tiba-tiba menjadi sangat nyeri.

Rasa sakit membuat sulit berjalan, terutama pada malam hari.

Rasa sakit berkembang pesat selama beberapa jam dan disertai dengan rasa sakit yang parah, bengkak, terbakar, dan kemerahan pada kulit sendi.

Ketika gejala hilang dan pembengkakan mereda, kulit di sekitar sendi yang terkena mengelupas, bersisik, dan gatal.

Gejala penyakit ini dapat hilang dengan sendirinya, tetapi meskipun gejalanya sudah berkurang, pengobatan diperlukan untuk mencegah kekambuhan yang lebih parah.

Kapan Harus Melakukan Cek Asam Urat?

Kadar asam urat Anda dapat diperiksa kapan saja menggunakan tes lab atau perangkat tes nirkabel. Namun, tes tunggal ini mungkin direkomendasikan untuk kondisi medis tertentu atau untuk menentukan apa yang memicu gejala tertentu, seperti nyeri sendi.

Dokter mungkin menyarankan pengujian asam urat pada orang yang mengeluh nyeri sendi. Tes ini dilakukan untuk mengukur kadar asam urat dalam tubuh. Sebenarnya, kadar asam urat seseorang biasanya berbeda dengan orang lain. Namun, ada standar yang ditetapkan untuk menentukan kadar asam urat normal.

Untuk wanita, kadar asam urat normal adalah 2,4 hingga 6,0 mg per desiliter (mg/dL). Di sisi lain, asam urat normal untuk pria adalah 3,4 hingga 7,6 mg/dL, sedangkan untuk anak-anak adalah 2,0 hingga 5,5 mg/dL. Beberapa orang dengan hasil tes asam urat tinggi mungkin tidak mengalami gejala tertentu.

Ini berarti bahwa tidak ada perawatan atau perawatan khusus yang diperlukan. Di sisi lain, kadar asam urat normal atau tinggi yang menyertai gejala nyeri sendi tidak boleh dianggap enteng dan diperlukan pengobatan yang tepat.

Bagaimana Melakukan Cek Asam Urat?

Tes asam urat dapat dilakukan dengan dua cara yaitu tes asam urat darah dan tes asam urat urin. Tes darah dilakukan kemudian dengan mengambil sampel darah untuk pengujian di laboratorium atau menggunakan alat khusus untuk menguji asam urat. Sampel darah yang diambil ditandai dengan angka yang menunjukkan jumlah atau kadar asam urat dalam tubuh orang tersebut.

Sedangkan tes asam urat urin, di sisi lain, dilakukan dengan mengambil sampel urin. Jika ginjal tidak dapat mengeluarkan asam urat dari darah secara normal, ada peningkatan risiko kristalisasi atau batu ginjal. Oleh karena itu, tes urin dilakukan untuk mengetahui apakah batu ginjal disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi.

Lakukan cek gejala asam urat secara rutin untuk menghindari dampak buruk karena asam urat yang terlalu tinggi. Jaga kesehatan tulang dan sendi dengan mengonsumsi Anlene setiap hari untuk memenuhi kebutuhan kalsium pada tulang dan sendi serta gizi penting lainnya untuk mempersiapkan hari tua.

1. Berkomentarlah dengan tata bahasa yang baik agar orang lain tahu sebijak apa karakter anda melalui kata kata.
2. Silahkan tulis komentar anda untuk hal apapun yang masih berhubungan dengan post pada halaman ini.
3. Mohon untuk tidak menyertakan Link Aktif pada kolom komentar.
4. Mohon maaf apabila tidak sempat membalas komentar 1 per 1.

Emoticon