Pilihan Perabotan Bayi yang Aman

Pilihan Perabotan Bayi yang Aman

Pernahkah Anda mendengar istilah Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau Sindrom Kematian Bayi Mendadak? Nah, itulah salah satu risiko terbesar jika Anda salah dalam pilihan perabotan bayi. Karena tidak seperti orang dewasa, bayi baru lahir membutuhkan perhatian penuh dari segala hal yang akan digunakannya.

Dari situ perlu ditegaskan bahwa kesalahan dalam memilih kotak boks atau tempat tidur bayi tidak hanya berdampak pada kualitas tidur, tetapi juga menimbulkan risiko yang membahayakan bagi keselamatan bayi.

asus SIDS yang sebenarnya dapat terjadi secara spontan, ketika kondisi tersebut disebabkan oleh infeksi, gangguan jantung atau metabolisme, dan kondisi neurologis. Namun, banyak kasus kematian bayi mendadak karena kecelakaan seperti tersedak atau mati lemas.

Bayi yang baru lahir tentu tidak mampu membantu dirinya sendiri, ketika dia hanya bisa bernapas melalui lubang hidungnya yang kecil. Maka dari itu sangat penting agar setiap orang tua selalu memperhatikan tempat tidur bayi dan pemilihan perabotan lainnya agar bisa menghindari resiko kematian mendadak pada bayi. Bukan hanya dari pakaian dan botol susunya saja.

Tips Memilih Tempat Tidur Bayi

1. Hindari menggunakan kasur terlalu empuk

Pilih matras atau kasur yang didesain khusus untuk bayi dan cukup kuat untuk mencegah SIDS. Bukan hanya itu saja, gunakan kasur bayi yang dirancang khusus untuk menopang tulang belakang bayi yang lembut. 

Kasur yang empuk tentunya bisa diterima agar bayi Anda bisa tidur dengan nyaman. Tapi ingat untuk memilih kasur yang tidak akan tenggelam saat tidur. Kita tidak tahu kapan bayi tiba-tiba akan berguling tengkurap atau berguling berbalik membuat si kecil tidak dapat menolong dirinya sendiri. 

2. Gunakan ranjang kokoh

Jika Anda memutuskan untuk tidur terpisah dari bayi Anda sejak awal, pastikan untuk memilih boks bayi yang dirancang kokoh dan stabil. Ranjang harus kuat dan tidak mudah terguncang. Hal ini tentunya harus diperhatikan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bayi saat tidur.

3. Hindari meletakkan banyak bantal

Sebaiknya penggunaan bantal di kasur bayi tidak diberikan berlebihan. Hal ini karena pada dasarnya, bayi tidak membutuhkan bantal. Namun di Indonesia, kebiasaan tidur dengan bantal masih belum bisa dihilangkan, termasuk penggunaan selimut. 

Untuk bayi, pilihlah selimut dengan ukuran yang pas dan jangan meletakkan selimut yang berisiko mengacaukan tidur bayi bahkan membuatnya terlilit ketika tidur. Bahkan sebenarnya bayi juga tidak perlu tidur dengan bantal, guling, bahkan selimut agar tidak mengganggu tumbuh kembangnya. 

4. Hati-hati dalam memilih pelindung ranjang (bumper)

Untuk memastikan anak aman dan tidak menabrak tempat tidur, biasanya seorang ibu akan melengkapinya dengan bumper atau pelindung ranjang. Namun, tahukah Anda bahwa pelindung tempat tidur bayi juga memiliki risiko. 

Inilah mengapa tidak boleh menggunakan pelindung tempat tidur bayi secara berlebihan karena dapat menyebabkan mati lemas. Tetapi meskipun orang tua masih ingin menggunakannya untuk mencegah bayi membentur sisi tempat tidur, masih bisa diberikan dengan beberapa hal yang perlu diperhatikan. Anda bisa memilih yang tanpa renda. 

Selain keempat faktor di atas, ada faktor-faktor lain yang harus diperhitungkan untuk mencegah kematian bayi mendadak. Hal lain yang harus sangat diperhatikan untuk menghindari SIDS adalah tidak mengekspos anak-anak pada asap tembakau atau alkohol. Nah, bagi Anda yang ingin pilihan perabotan bayi yang aman dan memang khusus untuk bayi, kunjungi mothercare.co.id untuk berbagai perlengkapan bayi yang lengkap.

1. Berkomentarlah dengan tata bahasa yang baik agar orang lain tahu sebijak apa karakter anda melalui kata kata.
2. Silahkan tulis komentar anda untuk hal apapun yang masih berhubungan dengan post pada halaman ini.
3. Mohon untuk tidak menyertakan Link Aktif pada kolom komentar.
4. Mohon maaf apabila tidak sempat membalas komentar 1 per 1.

Emoticon